menu

Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Monday, August 6, 2018

Bunga Merah Jambu





Sambutmu begitu hangat
Bersahabat dan ramah

Putih santunmu terbalut senyum
Indah dan menawan

Kau sodorkan bunga merah jambu
Menambah semerbak persahabatan

Terimakasih untuk sambutan ini




Foto pada kegiatan serah terima siswa Sabah Bridge di SMKN 1 Martapura



Saturday, August 4, 2018

Senandung Sedih Putri Kecilku

Egois, mungkin itu kata yang paling tepat untukmu. Ayah, Ibu jangan biarkan aku memilih harus bersama dengan siapa aku hidup, karena aku tak ingin memilih salah satu di antara kalian. Aku menginginkan kalian berdua. Jikapun aku tak dapat hidup serumah berasama kalian dalam waktu bersamaan setidaknya jangan biarkan tangangku untuk melepas tangan yang lain. Aku memerlukan tangan hangat kalian bukan tatapan amarah jika aku merindu yang lain.

Mengertilah, aku telah lelah dengan semua ini. Jika kalian tidak sanggup untuk menjaga cinta setidaknya jagalah aku, jagalah hatiku, jagalah perasaanku karena aku adalah tanda cinta kalian.
Jangan kalian limpahkan semua luka kepadaku karena jika kalian saja lelah untuk menanggunya apalagi aku dengan tubuh yang kecil dan usia yang masih belia,

Ayah, Ibu jangan egosi. Aku ingin tetap memiliki cinta dari kalian. 



Catatan pagi, senandung sedih putri kecil yang terluka.

Tuesday, July 31, 2018

Belajar dari Senyummu

Senyum yang terus terkembang meski bunga tak semerbak
Senyum indah dan tulus bak lengkungan pelangi

Senyum itu senyum ketulusan
Senyum itu senyum penuh kharisma

Aku tahu sulit untukmu mengabaikan setiap tawa senja yang indah
Aku tahu sulit untukmu menghindari senda gurau angin yang berlalu

Belajar dari senyummu,
Yang selalu tulus
Yang selalu memberi kedamaian

Aku ingin tetap di sini bersama senyummu
Karena aku tahu ada cinta di sana



Friday, July 27, 2018

Pantai Hatimu

Berdiri di sini, menikmati semilir angin cintamu
Indahnya senja menambah kerinduan padamu

Ombak mengejar ku dalam lamunan
Mengingatkan semua tentang ketulusanmu

Hangatnya peluk angin menyeretku dalam kerinduan yang semakin dalam
Teringat langkah iringmu yang tak pernah lelah di sampingku

Aku tak ingin beranjak dari pantai hatimu
Aku tak ingin lepas dari tatap ombakmu

Aku akan tetap di sini
Bersamamu dalam kidung cinta yang indah





Tuesday, July 17, 2018

Senyum Terindah

Di balik lengkung pelangi
Ku lihat indahnya cinta

Di balik bingkai senyummu
Ku temui tulusnya kasih

Aku mengerti arti semua senyummu
Tak ada pura-pura terukir di sana
yang ku tahu itu tulus

Semoga iklasmu
Terus mengukir kebahagianku, mu dan dia








Qiukey 170718

Monday, September 11, 2017

Melati

Melatiku,
Bunga yang menyebarkan wangi di nafasku
Bunga yang memberi aku arti ketulusan

Melatiku,
Engkau tumbuh tulus di halaman rumah meski tak terawat

Melatiku,
Kau ajarkan aku cara bertahan hidup di antara semak yang menggila

Melatiku,
Kau ajarkan aku, menumbuhkan tunas pada dahan yang kering

Melatiku,
Kau ajarkan aku iklas menerima musim yang datang, entah itu hujan ataupun panas

Kini Melatiku telah tiada
Namun ajaranmu akan tetap hidup di hatiku

110917 mengenangmu Ibunda cerita yang tak akan pernah mati di antara kita.

Friday, August 11, 2017

Aku Anak Kecilmu

Aku anak kecil dengan senyum tulus
Aku anak kecil dengan mata indah yang penuh pengharapan
yang hanya bisa menangis di sudut negeri ini

Aku anak kecil yang tak tahu ayah ibuku, 
Aku anak kecil yang  sangat ingin kasih sayang 
yang hanya bisa memeluk lapar dan rasa takut

Aku anak kecil yang rindu asalku
Aku anak kecil yang tak mengenal masa kecil
yang ketika aku dilahirkan aku harus berjuang mencari uang susuku sendiri

Aku anak kecilmu, "ayah ibu"
Aku anak kecilmu tolong sayangi aku

Aku anak kecilmu, "Indonesia"
Aku anak kecilmu tolong lindungi aku

karena aku terlalu kecil untuk bisa memaknai arti tangisku sendiri
karena aku terlalu kecil untuk bisa membedakan rasa susu yang basi

Aku terlalu kecil untuk kau campakkan

Ayah, Ibu dan Indonesia,  aku anak kecilmu tolong sayangi aku




Monday, August 7, 2017

Putih

Cinta itu putih
Ya seharusnya berwana putih

Cinta itu hijau
Ya seharusnya berwarna hijau

Cinta itu merah
Ya seharusnya berwarna merah

Cinta itu biru
Ya seharusnya berwarna biru

Cinta itu kuning
Ya seharusnya berwarna kuninb

Cinta itu warna warni
Ya seharusnya berwarna pelangi

070817

Sunday, August 6, 2017

Kuntum yang Tercecer

engkau ikatan yang tak erat
engkau keyakinan yang tak teguh
namun kau bulu domba yang indah

engkau wangi penyebar luka
engkau bunga penebar pesona
ternyata kau kempompong yang indah

engkau bakung yang mekar di tepi jalan
engkau putri malu yang berduri
ternyata kau sekuntum bunga

kuntum bunga yang lupa pada kelopak
kuntum bunga yang lupa pada halaman
ternyata kau kuntum bunga yang tercecer

tergeletak tak berarti
tergilas roda zaman

060817

Thursday, August 3, 2017

Aqil dan Ikal

Anak- anak penyejuk hati
Anak- anak penghilang lelah 
Anak-anak penawar luka
Anak-anak penguat kasih sayang 

Aqil dan Ikal
Jadilah anak sholeh
Jadilah anak yang selalu gembira dan bahagia
Jadilah anak yang takut akan perbuatan dosa

Aqil dan Ikal 
Ikatlah persaudaran kalian dengan tali yang tak akan pernah putus
Ikatlah hati kalian dengan kasih yang tak bertepi 
Ikatlah pertalian darah kalian dengan merahnya kasih sayang 

Aqil dan Ikal 
Teruslah saling menyayangi, Nak

Kami mencintai kalian QIUKEY


Tuesday, August 1, 2017

Payung Merah

Rintik hujan bergulir di payung merah, tangan gemetar
Entah apa....
Mungkin luka,
Atau bahkan rasa lapar,

Rintik hujan bergulir di payung merah, kaki terhuyung
Entah apa...
Mungkin sakit,
Atau bahkan rasa kecewa

Bibir tersenyum di balik payung merah
Ah...ternyata indah
Bahkan rasa bahagia

Mata indah menatap dari balik payung merah
Ah ...ternyata cantik
Bahkan ada rasa syukur

010817

Saturday, September 24, 2016

Rinai Diantara Sepi

Katamu ada gerimis di mataku
Tapi tak ada sembab di pipiku

Ehm...mungkin kau salah lihat
Aku yakin kau telah salah melihat

Coba kau lihat lagi,
Bukankah benar tak ada gerimis di mataku?

Benarkan?
Katakan apa yang kau lihat,

Katamu kau melihat pelangi di mataku
Ya...pelangi diantara rinai sepi

Sepi yang damai
Sepi yang terlukis jelas

Katamu diantara diam,
Mengapa bukan gerimis?

Karena aku ingin terus bersamamu,

Tapi mengapa tanyamu penuh ragu?

Karena rinai hujan mengantarkanku pada sepi, dan sepi selalu mengingatkan ku pada kenangan tentang mu...Ayah

Thursday, September 8, 2016

Perempuan dengan Setangkai Kembang Bungur

Entah......
Apa yang terpikir
Dalam hatimu wahai tubuh yang semampai


Entah......
Apa yang terlintas
Dalam benakmu wahai bayang yang membayang

Aku tak pernah tau atau bahkan kau pun tak tau
sudahlah....mungkin kita berdua tak perlu tau

Pada bayang yang membayang ku lihat garis senyummu...tipis penuh kedamaian
Pada senyum tipismu tersirat kerinduan

yahh...mungkin kau rindu pada sudut rumah yang penuh gelak tawa
ehm...rumah di bawah pohon bungur dengan bunga terserak
Kini sepi...

Pada senyum tipismu ada cerita tentang tangan mungil yang menghadiahi mu setangakai kembang
Bukan mawar,
Bukan melati, apa lagi Edelweis
Tapi kau bahagia

Senja ini kau berdiri di antara kembang bungur yang terserak
Senja ini kau tersenyum mengingat kenangan indah di balik setangkai kembang berwarna ungu muda

Dalam senyummu diantara mentari yang kan kembali keperaduan
Kau lihat dalam bayang yang tak jelas perempuan dengan setangkai Kembang Bungur

Senyummu begitu jelas

Ibu....
Qiu&Key 080916












Friday, February 19, 2016

Malam

Malam yang termangu tak mengerti gulita
Malam yang terhenyak tak mengerti sunyi
Malam gulita nan sunyi bersahabat dengan sepi
Aku malam, engkau malam bersahabat dengan bintang
Aku malam, engkau bintang bertemu di cawan rembulan nan damai

Wednesday, January 13, 2016

Jendela Harapan

Ku intip hatimu dari balik jendela mimpi
tak ada aku di sana
Ku tengok ruang pikiranmu dari jendala tanpa daun
tak ada aku di sana

Baiklah, mungkin semua jendela telah tertutup hingga tak kulihat diriku di matamu

Besok, lusa akan ku buka lagi jendela harapan ini hingga aku yakin ada aku di hatimu

One Day One Post# hari kedua

Monday, January 11, 2016

Meja Makan

Ku lukis raut wajahmu di piring putih hijau
Ku simpan senyummu di gelas penuh air putih

Kerling mata indahmu di balik meja makan, mengintipku jenaka
Katamu, makanannya enak

Ku tatap sekali lagi wajah_ wajah mungil  yang tersangkut di meja makan malam ini
Tak ku dapati kecewa, meski di meja makan hanya siap nasi putih dan telur rebus

Gelak tawa dan canda tetap pecah berserak di meja makan
#OneDayOnePost#hari pertama

Monday, July 6, 2015

Karena Aku Ibumu

Kebanggaan akan kehadiranmu, adalah perwujudan rasa syukur kepada Allah yang telah mempercayakan kalian untuk hadir dalam kehidupan Ibu. 

Anak - anakku, aku ibumu yang disaat engkau tidur, berjaga menatapmu penuh doa semoga kelak kalian menjadi anak-anak penghuni surga. 

Aku ibumu yang disaat engkau tertawa, hilang semua lelah ini. Aku ibumu yang terus melantunkan doa ketika kau jauh dari pandangku

Aku ibumu yang disaat kau menangis, jantungku bagai disayat. Aku ibumu yang mengajarkan arti sebuah tanggung jawab padamu meski terkadang kau anggap itu adalah hukuman

Anakku aku ibumu yang jika suatu hari nanti tidak lagi bersamamu, tidak lagi memelukmu dalam tidur, ketahuilah disaat itu doaku hidup dihatimu, 

Jadilah anak yang soleh, jadikanlah Al Quran sebagai pedoman hidupmu dan jadikanlah agama sebagai sandaran terkuatmu. Karena aku ibumu tak mungkin bisa terus bersamamu.


Qiukey 070817


Tuesday, June 30, 2015

Doa Kerinduan

Ku sentuh engkau dengan rasa terdalamku,

Menerbitkan selaksa air mata di binar yang kian redup,

Ku genggam tangis dan ku peluk pilu agar tetap tegar

seperti yang engkau ajarkan padaku



Rasa yang ku miliki mungkin tak sebesar cintamu padaku

tapi doaku tulus untukmu



Kelu, aku tak mampu mengucap kata untuk mengantarmu pergi

tapi juga tak sanggup membuatmu bertahan



Pergilah untuk menapaki cinta yang lebih sejati

dan ku titip salam sayang untukmu lewat senandung doa kerinduan

Semoga engkau bahagia

Saturday, June 27, 2015

Patah Cinta

Brutalnya tingkahmu
Ada tindak yang merasuk jahat
Patahkan cintaku

Rasa terdalam
Cinta yang putih
Kini patah menjadi dua

Ku ingin dendam dihatimu
Rasa sakit dan benci, remuk karena cintaku
Ku ingin hatimu lebih dingin

Meski aku patah cinta padamu
tapi patahan itu tetaplah terbuat dari cinta
karena tidak ada alasan untuk tidak mencintaimu



Friday, June 26, 2015

Pesan Bunda

Anakku,
hiduplah dengan bahagia
bersanding mesralah dengan ketenangan

Hiasi harimu dengan ketaatan kepada –Nya
jangan ingkar terhadap nikmat yang engkau rasakan sekecil apapun
cerdaslah memanfaatkan kecerdasan yang di anugerakan-Nya

Pekalah dengan lingkunganmu
jangan jadi perusak
pandailah melihat dengan penglihatan yang diberikan kepadamu

Anakku,
hiduplah dengan tenang
pilihlah kehidupanmu sebagai sebuah pilihan yang tepat

Anakku,
selain dunia yang engkau tinggali ini
ada surga yang didalamnya bisa engkau pesan sebuah istana yang penuh kemewahan untuk kita

Anakku,
selain surga yang dijanjikan-Nya
ada neraka  yang mengerikan siap menampung siapapun yang tidak Taat kepadanya

Anakku,
Belilah tiket kebaikan agar engaku bisa masuk kedalam suraga-Nya.



2010Siti Halimah, S.S..