menu

Showing posts with label Pernak-pernik. Show all posts
Showing posts with label Pernak-pernik. Show all posts

Saturday, August 4, 2018

Senandung Sedih Putri Kecilku

Egois, mungkin itu kata yang paling tepat untukmu. Ayah, Ibu jangan biarkan aku memilih harus bersama dengan siapa aku hidup, karena aku tak ingin memilih salah satu di antara kalian. Aku menginginkan kalian berdua. Jikapun aku tak dapat hidup serumah berasama kalian dalam waktu bersamaan setidaknya jangan biarkan tangangku untuk melepas tangan yang lain. Aku memerlukan tangan hangat kalian bukan tatapan amarah jika aku merindu yang lain.

Mengertilah, aku telah lelah dengan semua ini. Jika kalian tidak sanggup untuk menjaga cinta setidaknya jagalah aku, jagalah hatiku, jagalah perasaanku karena aku adalah tanda cinta kalian.
Jangan kalian limpahkan semua luka kepadaku karena jika kalian saja lelah untuk menanggunya apalagi aku dengan tubuh yang kecil dan usia yang masih belia,

Ayah, Ibu jangan egosi. Aku ingin tetap memiliki cinta dari kalian. 



Catatan pagi, senandung sedih putri kecil yang terluka.

Friday, December 8, 2017

APLIKASI PENILAIAN K13


 APLIKASI PENILAIAN MAPEL DAN RAPORT K13 EDISI REVISI

  1. Aplikasi Penilaian Guru Mata Pelajaran

  2. Aplikasi Raport K13 (Revisi 2017) 

    3. Aplikasi Raport K13 dengan mapel C1 bisa input 4 mapel (download)

     Saran Pemakaian : 

    • Aplikasi penilaian mata pelajaran yang lama juga masih bisa digunakan. 

      • Perubahan aplikasi pada penilaian guru mapel adalah bisa mengakomodir 11 Kompetensi Dasar dan input nilai UTS dan UAS cukup di menu peserta didik.

    • Sebelum menggunakan pastikan fitur macro anda aktif

    • Dalam memindahkan nilai dari aplikasi mapel ke aplikasi raport sebaiknya menggunakan paste value agar tidak ada perubahan format cell 

      Aplikasi ini masih banyak kekurangan, saran yang bersifat membangun dapat disampaikan di kolom komentar. Semoga aplikasi ini bisa membantu memudahkan pekerjaan Bapak / Ibu guru.


         

       

Sunday, August 6, 2017

Catatan Kecil

Belajar yang efektif adalah belajar dan mengambil pelajaran dari yang sedang dipelajari terjadi dalam satu waktu. Seorang anak yang terbebani dalam proses belajar adalah mereka yang tidak mampu belajar secara efektif, mereka yang tidak mampu memanfaatkan waktu belajar di sekolah untuk mengambil ilmu yang diajarkan oleh guru di sekolah. Sudah barang tentu kejadian tersebut membuat anak harus menyediakan waktu khusus di luar jam belajar mereka di sekolah untuk memahami apa yang disampaikan oleh guru di sekolah. Padahal waktu yang mereka miliki di luar jam sekolah tidak lagi banyak. Oleh karena itu, kita sebagai pendidik perlu memahamkan kepada siswa pentingnya memanfaatkan waktu di sekolah sebaik_baiknya. Ada beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk tetap memfokuskan konsentrasi anak terhadap pelajaran yang sedang berlangsung,
1. Sampaikan tujuan pembelajaran yang    ingin dicapai secara jelas dan tuntas sehingga mereka memiliki gambaran terhadap hasil yang akan mereka peroleh
2. Ciptakan suasana belajar sesuai dengan karakteristik kelas secara umum
3. Buatlah bahan ajar yang menarik perhatian mereka namun tetap tidak terlepas dari indikator pembelajaran
4. Tempatkan diri sebagai guru yang berwibawa yang tidak mudah marah
Anak adalah individu yang pada dasarnya masih sangat mudah menerima ilmu yang diberikan kepada mereka.

Friday, August 4, 2017

Guru

            Menjadi guru tidak hanya dituntut menguasai disiplin ilmu yang diajarkan, tetapi juga dituntut mampu menjadi teladan, mampu memberi inspirasi dan juga harus mampu memotivasi peserta didik untuk menjadi manusia yang memahami pentingnya nilai-nilai kebaikan dan memahami pentingnya nilai-nilai ilmu pengetahuan bagi kehidupan mereka baik di dunia maupun di akhirat kelak. 
      Peserta didik adalah pribadi unik yang sedang tumbuh dan berkembang, dalam masa pertumbuhan dan perkembangan tersebut mereka sangat memerlukan figur yang dapat mereka jadikan sebagai sandaran dalam mempelajari arti kehidupan yang sedang mereka jalani. Seorang guru adalah sandaran belajar yang paling dekat dengan mereka, oleh karena itu sudah seharusnyalah kita sebagai guru tidak hanya menjadikan profesi ini tidak hanya sebagai pekerjaan tetapi sekaligus sebagai profesi karena panggilan hati, di pundak kita banyak peserta didik yang telah mengganp kita sebagai orang tua ke dua buat mereka; menyandarkan hatinya untuk diisi dengan hal-hal yang belum mereka ketahui. 
              Agar seorang guru mampu melayani peserta didik yang berharap banyak dari kita maka Freddy Faldi Syukur ada beberapa strategi yang perlu kita tempuh dan lakukan dalam menumbuhkan motivasi:

1. Menjelaskan tujuan pembelajaran 
2. Memberikan hadiah 
3. Bersaing sehat
4. Memberikan pujian
5. Memberikan konsekuensi 

Enam strategi momotivasi tersebut harus dijalankan secara konsisten dan terencana serta terevaluasi untuk memperoleh hasil yang maksimal.
          


Thursday, July 2, 2015

Pengertian Belajar dan Mengajar Menurut Ahli

1. Pengertian Belajar
v Cronbach, (1954) berpendapat : belajar dapat dilakukan secara baik dengan jalan mengalami.
v Robert. M. Gagne dalam bukunya : belajar adalah perubahan yang terjadi dalam kemampuan manusia setelah belajar secara terus-menerus, bukan hanya disebabkan oleh proses pertumbuhan saja.
v Lester. D. Crow and Alice Crow mendefinisikan : belajar adalah upaya untuk memperoleh kebiasaan-kebiasaan, pengetahuan dan sikap-sikap.
v Hudgins Cs. (1982) berpendapat hakekat belajar secara tradisional belajar dapat didefinisikan sebagai suatu perubahan dalam tingkah laku, yang mengakibatkan adanya pengalaman.
v Jung, (1968) mendefinisikan bahwa belajar adalah suatu proses dimana tingkah laku dari suatu organisme dimodifikasi oleh pengalaman.
v Ngalim Purwanto, (1992 : 84) mengemukakan belajar adalah setiap perubahan yang relatif menetap dalam tingkah laku, yang terjadi sebagai suatu hasil dari latihan atau pengalaman.
2. Pengertian Mengajar
v Arifin (1978) mendefinisikan bahwa mengajar adalah suatu rangkaian kegiatan penyampaian bahan pelajaran kepada murid agar dapat menerima, menanggapi, menguasai dan mengembangkan bahan pelajaran itu.
v Tyson dan Caroll (1970) mengemukakan bahwa mengajar adalah sebuah cara dan sebuah proses hubungan timbal balik antara siswa dan guru yang sama-sama aktif melakukan kegiatan.
v Nasution (1986) berpendapat bahwa mengajar adalah suatu aktivitas mengorganisasi atau mengatur lingkungan sebaik-baiknya dan menghubungkannya dengan anak, sehingga terjadi proses belajar.
v Tardif (1989) mendefinisikan bahwa  mengajar adalah perbuatan yang dilakukan seseorang (dalam hal ini pendidik) dengan tujuan membantu atau memudahkan orang lain (dalam hal ini peserta didik) melakukan kegiatan belajar.
v Biggs (1991), seorang pakar psikologi membagi konsep mengajar menjadi tiga macam pengertian yaitu :

  1. Pengertian kuantitatif dimana mengajar diartikan sebagai the transmission of knowledge, yakni penularan pengetahuan.
  2. Pengertian institusional yaitu mengajar berarti the efficient orchestration of teaching skills, yakni penataan segala kemampuan mengajar secara efisien.
  3. Pengertian kualitatif dimana mengajar diartikan sebagai the facilitation of learning, yaitu upaya membantu memudahkan kegiatan belajar siswa mencari makna dan pemahamannya sendiri.

  

Monday, June 29, 2015

Ramadhan

Ramadhan adalah bulan penuh berkah karena pada bulan inilah tahap spritualitas yang tinggi dicapai melalui disiplin diri yang ketat selama satu bulan penuh, menahan lapar dan haus, menjaga ucapan dan perbuatan, menjaga pandangan dan melaksanakan semua yang diperintahkan oleh Allah. Puasa membentuk ketinggian pribadi yang peduli pada penderitaan sesama, rendah hati, mengabdi pada kejujuran, ketulusan dan kebersamaan, mekanisme disiplin puasa secara otomatis akan bekerja jika ada ketulusan dan kejujuran pribadi, ada pengosongan egoisme yang intensif di siang hari dan saat malam tiba disiplin pribadi masih harus ditingkatkan guna mengendalikan egoisme dalam diri. Puasa seperti tangga pendakian ke puncak spiritualitas yang tinggi dan bagi pelakunya puasa adalah kerinduan spiritual untuk mencapai fitrah diri yang suci.

Semoga puasa kita dapat menjadikan kita sebagai manusia yang bermoral, berakhlak mulia, santun pada sesama, hormat pada orang tua dan selalu berlapang dada dengan apa yang diberikan oleh Allah. Amin, Amin Ya Rabbal Alamin.


Tulisan yang tercecer